
maiwanews – Iran segera membantu Afganistan pasca terjadinya ledakan tanker minyak di pos bea cukai perbatasan kedua negara di Provinsi Herat. Pejabat kedua negara berkomunikasi kemudian Iran segera mengambil kebijakan untuk mempermudah orang dan kendaraan menjauh dari lokasi bencana. Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran Sabtu 13 Februari.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemenlu) Iran Saeed Khatibzadeh hari Sabtu mengatakan bahwa Gubernur Provinsi Herat Afghanistan telah menghubungi gubernur provinsi Iran Razavi Khorasan meminta bantuan untuk mencegah lebih banyak kerusakan pada fasilitas dan orang-orang di area pos bea cukai.
Jubir Kemenlu Iran mengatakan perbatasan kota bernama Islam Qala-Dogarun telah dibuka untuk truk, mobil, dan manusia, mereka melarikan diri ke perbatasan Iran dari kebakaran. Iran juga mengambil kebijakan untuk membantu korban dalam ledakan itu, tambahnya.
Khatibzadeh lebih jauh menjelaskan Teheran sejauh ini belum menerima laporan tentang cedera warga negaranya, mengungkapkan harapan bahwa api akan dipadamkan dengan koordinasi antara pejabat kedua negara tetangga.
Laporan menunjukkan bahwa setidaknya 10 orang terluka ketika sebuah kapal tanker minyak meledak di kota Islam Qala di Afghanistan dekat perbatasan Iran.
Api menyebar ke puluhan truk bahan bakar di dekatnya, kata pejabat Afghanistan. Gubernur Herat Waheed Qatali mengatakan pihak berwenang Iran telah diminta bantuan segera untuk memadamkan api. (Tasnim)
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah
Danlantamal VI Ajak Insan Pers Olahraga Fun Shooting
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Amran Sulaiman Laporkan Produksi dan Serapan Beras Nasional ke Presiden
Prabowo Subianto Sambut Perdana Menteri Fiji di Istana Merdeka









