Israel Siap Ujicoba Sistem Pertahanan Rudal Baru

maiwanews – Israel sedang mempersiapkan ujicoba sistem pertahanan rudal barunya. Percobaan terhadap alat perang buatan perusahaan Amerika, Raytheon, dilakukan setelah Kubah Besi (Iron Dome) dinilai gagal menghalau roket Hamas secara maksimal.

Israel beralih ke insinyur perusahaan Amerika untuk membantu negara itu mengembangkan generasi berikut dari sistem pertahanan anti rudal bernama Stunner. Senjata baru tersebut rencananya akan diuji tembak di gurun Negev dalam beberapa hari kedepan.

Sistem rudal bernama David’s Sling dirancang untuk melengkapi Iron Dome dan akan ditambahkan pada perisai tersebut jika dalam percobaan terbukti layak.

Israel mengembangkan Iron Dome dengan bantuan dana 200 juta dolar dari Amerika. Amerika berencana memberi lagi 600 juta dolar pada Tel Aviv. Amerika juga membantu membiayai proyek Stunner jika terbukti layak. Perusahaan, Israel, Rafael, telah menghabiskan 130 juta dolar dalam tiga tahun terakhir untuk pengembangan sistem rudal itu.

Selain dengan Raytheon, Israel juga menjalin kerjasama dengan Boeing untuk sistem rudal lainnya, Arrow 3. Sistem ini dirancang untuk mencegat rudal jarak jauh. (aso/PressTV | Foto Ilustrasi: Iron Dome by Natanflayer)