maiwanews – Israel berencana membangun 1.285 unit rumah di wilayah Yerussalem Timur dan Ariel. Kementerian Perumahan Israel dilaporkan Peace Now 6 September 2012 menerbitkan tender No. YM/269/2012, YM/151/2012, YM/135/2012, YM/136/2012, 10009/2012, dan YS/189/2012.
Berdasarkan surat tender tersebut akan dibangun 607 unit rumah di Pisgat Ze’ev dan Ramot 606 unit, keduanya di wilayah Yerussalem. Sementara di kawasan Ariel, Israel membuka kembali lelang terhadap 72 unit rumah. Lelang di Ariel merupakan pengulangan dimana pada lelang sebelumnya Desember 2011, rumah-rumah itu tidak terjual.
Pihak peace Now menganggap lelang rumah di Ariel merupakan salah satu indikator terhadap bagi fakta bahwa perumahan di Ariel tidak diminati orang Israel. Pemerintah dituding melakukannya bukan karena kebutuhan akan rumah, melainkan karena alasan politik.
Peace Now juga menuduh pemerintah mengumumkan tender saat Amerika sedang melakukan pemilihan presiden agar perhatian publik lebih tertuju ke sana.
Bulan Oktober lalu Administrasi Pertanahan Israel mengumumkan bahwa sebanyak 180 unit rumah di Yerussalem Timur dialokasikan untuk pihak keamanan Israel, baik tentara maupun polisi. (aso)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman









