
maiwanews – Presiden Joko Widodo Selasa 16 Februari di Istana Merdeka memperkenalkan anggota Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Lembaga Pengelola Investasi (LPI) bernama Indonesia Investment Authority (INA). Mereka sebelumnya telah dilantik pada 27 Januari lalu.
5 orang anggota dewas masing-masing adalh:
- Menteri Keuangan (Sri Mulyani), sebagai ketua merangkap anggota;
- Menteri Badan Usaha Milik Negara (Erick Thohir), sebagai anggota;
- Haryanto Sahari, sebagai anggota;
- Yozua Makes, sebagai anggota; dan
- Darwin Cyril Noerhadi, sebagai anggota.
Sedangkan 5 orang anggota dewan direktur adaalah:
- Ridha Wirakusumah, sebagai Ketua Dewan Direktur;
- Arief Budiman, sebagai Wakil Ketua Dewan Direktur/Direktur Investasi;
- Stefanus Ade Hadiwidjaja, sebagai Direktur Investasi;
- Marita Alisjahbana, sebagai Direktur Risiko; dan
- Eddy Porwanto, sebagai Direktur Keuangan.
LPI merupakan lembaga pengelola dana abadi investasi dalam negeri. Lembaga ini dibentuk oleh undang-undang yaitu yaitu Undang-Undang Cipta Kerja. LPI dibentuk untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai aset negara secara jangka panjang. Demikian dijelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya. Ia juga menjelaskan bahwa kelembagaan dan cara kerjanya diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2020. (BPMI Setpres)
Porsche Indonesia Persembahkan Porsche Classic Art Week 2025
Prabowo Hadiri peringatan Hardiknas 2025 dan Peluncuran PHTC di SDN Cimahpar 5
Prabowo Rampungkan Lawatan Diplomatik ke Timur Tengah dan Turkiye
Prabowo Lawatan ke Kawasan Timur Tengah dan Turki
Prabowo Umumkan Pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi Aparatur Negara









