Kalapas Nusakambangan Siap Dihukum Mati

patrialis akbarKalapas Narkotika Nusakambangan Marwan Adli menyatakan dirinya siap dihukum mati jika terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki, menyimpan, mengedarkan bahkan memakai narkoba di lapas Narkotika.

Hal itu disampaikan Marwan Kamis 10 Maret 2011 saat Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, menemui Kalapas di Lapas Narkotika Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu Patrialis menegaskan pada Marwan untuk berkata jujur, karena kalau bohong hukuman bisa lebih berat. Menkumham juga meminta Marwan agar tidak macam-macam. Marwan menyatakan dirinya akan bersikap kooperatif terhadap proses pemeriksaan oleh Badan Narkotikan Nasional (BNN).

Saat ini Marwan ditangkap BNN atas dugaan suap hasil transaksi narkoba dalam Lapas Nusakambangan. Dua petugas lain juga ikut diperiksa BNN.

Selama menjalani pemeriksaan, Kalapas dinonaktifkan dari jabatannya. Patrialis mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNN untuk membongkar kasus ini, ia menambahkan tidak akan melindungi Marwan jika terbukti terlibat.

“Jika benar terlibat, ini sangat memalukan”, kata Patrialis. Ia menambahkan Kalapas adalah pihak paling bertanggung jawab terhadap napi dan sipir.