Kandaskan Taufik Cs, China Juara Thomas Cup 2010

Maiwanews – Tidak ingin mengulang kesalahan yang kedua kalinya setelah dikalahkan Korea Selatan di Final Piala Uber, Tim Thomas China berusaha keras memenagkan pertarungan Final Taufik Hidayat 2melawan Indonesia. Hasilnya, China unggulatas Indonesia 3-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Putra Kuala Lumpur, Minggu, 16 Mei 2010.

Diawali dengan kekalahan Taufi Hidayat oleh Lin Dan denga straight Set 21-7 dan 21-14, ganda Markis Kido/Hendra Setiawan dan tunggal kedua Simon Santoso harus mengakui keunggulan tim negeri tirai bambu itu.

Pada pertandingan kedua di nomor ganda, Indonesia sedikit memberikan perlawanan dengan bertanding dalam tiga set. Ganda Markis Kido/Hendra Setiawan kalah dalam tiga set 25-23, 16-21, dan 21-12.

Sementara pertarungan nomor tunggal antara Simon Santoso dengan Jin Chen yang juga berangsung dalam tiga set, Indonesia harus mengaku kalah dari China setelah Jin Chen menundukkan Simon Santoso dengan angka 21-19, 17-21, dan 7-21.

Hasil pertandingan Piala Thomas yang dimenangkan China ini adalah gelar nomor delapan yang diraih China dari 10 kali final yakni 1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, dan 2010. Dua kali juara direbut Indonesia dari China yakni pada tahun 1984 dan 2000.

Namun dibanding Indonesia, China masih kalah, Indonesia masih tetap sebagai peraih gelar terbanyak di Piala Thomas dengan 13 gelar yakni gelar juara tahun 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002. Indonesia lima kali gagal juara di babak final yakni tahun 1967, 1982, 1986, 1992, 2010.

China menempati posisi kedua peraih gelar terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Thomas dengan delapan gelar di bawah Indonesia dengan 13 gelar, diikuti Malaysia yang memegang lima gelar.

Indonesia menikmari masa-masa jaya menjuarai Piala Thomas ketika atlit bulu tangkis Indonesia dipegang oleh pebulu tangkis legendaris tunggal Indonesia Rudy Hartono kemudian dilanjutkan oleh Liem Swie King.

BERITA LAINNYA

.