Kanselir Jerman tidak akan Kunjungi Ukraina dalam Waktu Dekat

20220503-gedung-di-kkyiv-unkraina-hancur-akibat-perang-14mar2022
Sebagian blok flat di distrik Obolon, Kyiv, Ukraina, hancur akibat perang. 14 Maret 2022.

maiwanews – Kanselir Jerman Olaf Scholz tidak akan mengunjungi Ukraina dalam waktu dekat. Sementara pemimpin oposisi konservatif Friedrich Merz mengambil langkah sebaliknya.

Pernyataan keengganan Kanselir Olaf Scholz ke Ukraina setidaknya dalam waktu dekat nampaknya merupakan dampak dari pertikaian dengan sejumlah pejabat Ukraina. Pertikaian ini dipicu keputusan Kyiv untuk tidak mengundang Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier dengan alasan kepala negara Jerman itu akrab dengan Rusia saat masih menjabat sebagai menteri luar negeri.

Sikap Ukraina disebut tidak dapat dibenarkan, ia mempertanyakan, bagaimana bisa presiden Jerman tidak diundang sementara negara itu telah memberi banyak bantuan militer kepada Ukraina. Demikian disampaikan Kanselir Olaf Scholz sebagaiman dikutip VOA hari Selasa (03/05/2022).

Jika Kanselir Olaf Scholz menolak berkunjung ke Ukraina, hal sebaliknya dilakukan Friedrich Merz. Ia dijadwalkan tiba di Ukraina pada hari Selasa dan melangsungkan pertemuan dengan beberapa pejabat negara itu.

Dubes (Duta Besar) Ukraina di Berlin Andrij Melnyk menyebut penolakan Scholz bukanlah sikap negarawan. Dalam pernyatan hari Selasa ia menegaskan, ini tentang perang paling brutal, bukan taman kanak-kanak.

Pemimpin oposisi Friedrich Merz diperkirakan akan bertemu dengan beberapa pejabat termasuk Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal, ketua parlemen Ukraina, dan sejumlah politisi senior lainnya di Kyiv. Namun diperkirakan Merz tidak dapat melangsungkan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (hiu)