Kapolri: Penyerang Ahmadiyah Adalah Warga Cikeusik

timur-pradopo4maiwanews – Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, pihak yang menyerang jamaah Ahmadiyah yang mengakibatkan tiga warga Ahmadiyah tewas, adalah warga Cikeusik yang bermukim sekitar tempat kejadian.

Meski begitu, Timur belum dapat mengungkapkan secara khusus, pihak mana yang melakukan penyerangan pada Minggu, 6 Februari 2011 sekitar pukul 10.00 WIB itu. Kapolri hanya menegaskan bahwa pelaku kekerasan itu bukan dari organisasi kemasyarakatan (Ormas).

“Laporan Kapolsek Cikeusik mengatakan, (penyerangan) itu dilakukan oleh warga Cikeusik. Laporannya seperti itu, bukan Ormas,” kata Timur kepada wartawan di Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu 6 Februari 2011 malam.

Timur mengakui, sulit bagi pihak kepolisian untuk mengenali secara cepat warga yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Pasalnya, katanya, jumlah warga yang melakukan penyerangan, mencapai 1500 orang.

Seperti diberitakan, akibat penyerangan di Cikeusik, Pandeglang itu, tiga jamaah Ahmadiyah tewas. Tiga yang tewas yaitu Mulyadi Tarno dan Roni. Mulyadi adalah warga setempat yang bertindak sebagai tuan rumah, sedangkan Roni adalah jemaah dari Jakarta.