MaiwaNews – Kerjasama Komprehensif AS – Indonesia adalah sebuah komitmen jangka panjang dari Presiden Obama dan Presiden Yudhoyono untuk memperluas, memperdalam dan meningkatkan kerjasama bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia. Kerjasama ini menggarisbawahi kepentingan global dari meningkatnya kerjasama antara negara demokratis kedua dan ketiga terbesar di dunia, manfaat-manfaat besar yang dapat diperoleh dari kerjasama di bidang ekonomi dan pembangunan, serta pentingnya memupuk pertukaran dan pengertian antara kedua negara dengan penduduk yang paling beragam di dunia.
Kedua negara telah menghasilkan kemajuan yang besar sejak Kerjasama Komprehensif AS – Indonesia ini mulai diusahakan pada pertengahan tahun 2009. Bersama-sama, kedua negara telah meluncurkan program Peace Corps yang mendorong pengertian yang lebih besar antara penduduk Indonesia dan Amerika. Kedua pemerintah kita telah menandatangani perjanjian-perjanjian seperti kerjasama Science and Technology Cooperation dan kerjas sama Overseas Private Investment Corporation, yang menekankan pada usaha untuk memperdalam kerjasama dalam sektor-sektor yang paling dinamis dalam hubungan antara kedua negara. Departemen Pertahanan AS dan Kementerian Pertahanan Indonesia juga telah menandatangani perjanjian Framework Arrangement on Cooperative Activities in the Field of Defense yang akan meningkatkan kualitas kerjasama pertahanan antara kedua negara. Baru-baru ini pada tanggal 18 Juni di Jakarta, Kepala Bank Export-Import AS (Ex-Im Bank) Fred Hochberg mengumumkan sebuah kerjasama fasilitas kredit sebesar 1 milyar dollar AS dengan 11 bank Indonesia untuk mefasilitasi perdagangan bilateral.
Kita juga telah melihat peningkatan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam interaksi dan konsultasi tingkat tinggi antara kedua negara untuk isu-isu bilateral, regional dan global. Pertemuan antara Presiden Yudhoyono dan Presiden Obama yang terbaru ini adalah pertemuan mereka yang kedua dalam waktu delapan bulan. Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, juga telah bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro di Singapura pada tanggal 4 Juni lalu untuk berdiskusi tentang peningkatan kerjasama pertahanan yang telah terjalin kuat diantara kedua negara. Pada tanggal 25-26 Mei lalu, Menteri Perdagangan AS Gary Locke memimpin misi dagang tingkat kabinet AS yang pertama ke Indonesia untuk mempromosikan ekspor teknologi energi ramah lingkungan dari AS. Sebelumnya, Kepala Badan Administrasi Perlindungan Lingkungan Hidup (Environmental Protection Agency – EPA) Lisa P. Jackson meluncurkan program “Breathe Easy Jakarta” berkerjasama dengan Kantor Pemerintah Daerah Jakarta untuk menganalisa dan mengurangi sumber-sumber utama polusi udara di Jakarta. Perwakilan Sains dari Gedung Putih, Dr. Bruce Alberts di bulan Mei lalu juga mengunjungi Indonesia untuk mengusahakan kerjasama-kerjasama baru di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Bidang Politik William Burns dan Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Demokrasi dan Masalah Global Maria Otero juga telah mengunjungi Indonesia untuk berdiskusi dengan mitra sejawat mereka tentang berbagai masalah strategis.
Kedua Menteri Luar Negeri dari AS dan Indonesia akan bersama-sama memimpin sebuah Komisi Bersama yang akan dibentuk di tahun ini untuk menjamin kemajuan dan momentum dari Kerjasama Komprehensif AS – Indonesia. Presiden dari kedua negara tersebut kemudian akan meluncurkan Kerjasama Komprehensif tersebut ketika Presiden Obama mengunjungi Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, pada hari ini kedua Presiden sepakat untuk meluncurkan inisiatif-inisiatif penting untuk meningkatkan Pendidikan Tinggi dan untuk menghadapi Perubahan Iklim.
Lantamal VI meninjau infrastruktur PT Vale Indonesia Tbk
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan IndonesiaThailand
Pemerintah Evaluasi BUMN Secara Komprehensif
Sekjen Partai Komunis Viet Nam Berkunjung ke Indonesia
Sjafrie Sjamsoeddin-Pete Hegseth Bahas Kerja Sama Pertahanan Indonesia-AS









