Kongres Amerika Setuju Dukung Serangan Atas Suriah

maiwanews – Ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melakukan campur tangan dengan melakukan serangan militer ke Suriah akhirnya mendapat dukungan dari beberapa pemimpin Kongres.

Seperti dikutip dari PressTV, senator terkemuka dari Demokrat dan Republik seperti Robert Menendez dan Bob Corker telah mencapai kesepakatan untuk mengizinkan serangan terhadap Suriah dengan sejumlah persyaratan.

Dalam persetujuan yang dicapai Rabu (04/9), ditetapkan syarat diantaranya batas waktu serangan militer maksimal 60 hari dan dapat dilakukan perpanjangan selama 30 hari lagi. Selain itu, aksi militer tersebut dilarang melakukan serangan darat.

Sementara itu, usai bertemu dengan Obama, Selasa (03/9/2013), pemimpin Kongres Partai Demokrat, Speaker John Boehner terlebih dahulu telah menyatakan mendukung presiden untuk bertindak.

Namun di pihak lalin, beberapa jajak pendapat di Amerika Serikat menyatakan bahwa masyarakat Amerika secara luas menentang aksi militer AS terhadap Suriah.

Jajak pendapat itu juga menyebutkan, tujuh puluh persen orang Amerika juga menentang Washington dan sekutunya memberikan kelompok militan di Suriah dengan senjata.

Bahkan mayoritas anggota dinas militer telah menyatakan keberatan dengan menyerang Suriah, terutama setelah perang di Irak dan Afghanistan.

Menurut Washington Post baru-ABC News jajak pendapat, hampir enam dari 10 di AS menentang serangan rudal terhadap Suriah atas tuduhan bahwa pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia terhadap kelompok-kelompok militan.

Pihak berwenang Suriah telah menolak mentah-mentah tuduhan bahwa Damaskus menggunakan senjata kimia dalam memerangi militan yang didukung asing. Permintaan Rusia agar diberikan bukti penggunaan senjata kimia oleh Suriah tidak dapat dipenuhi AS.