maiwanews – Peristiwa penembakan di rumah dinas (rumdis) Gubernur Jawa Barat, Achmad Heryawan, di Gedung Pakuan, Bandung, melibatkan teman-teman anak gubernur. Insiden terjadi Jumat, 3 September 2010.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka tembak di badannya, sehingga harus dioperasi untuk mengeluarkan sisa peluru itu. Peristiwa itu terjadi Jumat siang menjelang sore.
Diperoleh informasi, Jumat itu sedang ada acara buka bersama yang dihadiri teman-teman Abdul Halim, anak keempat gubernur Jawa Barat.
Meletusnya senapan angin tersebut terjadi saat bocah-bocah yang berumur rata-rata 11 tahun itu, sebaya Abdul Halim, sedang bermain di kamar salah satu saudara Halim.
Diduga, para ABG (anak baru gede) tersebut tidak menyadari kalau senapan angin masih terisi peluru. RZ yang memegang senjata, bermaksud bercanda sambil mengarahkan senapan angin itu pada RA.
Namun saat itu Halim disebutkan justru tidak sedang berada di Gedung Pakuan karena sedang mengikuti les. Ketika menunggu itulah, teman-teman Halim itu bermain sambil menunggu Halim pulang.
Insiden ini terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB, sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit Borromeus untuk mengeluarkan peluru senapan angin di tubuh korban.
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Kapolri Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal pada 'May Day Fiesta' di Monas
Presiden Resmikan PP Perlindungan Anak
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik, Danny Pomanto Resmikan Makassar Government Centre
Donald Trump Umumkan Pengangkatan Pejabat Gedung Putih









