Mantan kandidat presiden Amerika Serikat, Senator John McCain mengatakan ia risau dengan tindakan Beijing yang kian keras di Laut Cina Selatan. Menurutnya pemerintah AS harus membantu negara-negara di kawasan Asia Tenggara meningkatkan kekuatan maritim.
Bantuan itu dimaksudkan sebagai upaya menangkis klaim territorial Cina di Laut Cina Selatan yang belum dapat dibuktikan kebenarannya. Saat berbicara di Washington Senin malam, McCain mengaku risau dengan tindakan Beijing yang kian keras di Laut Cina Selatan, terutama di perairan yang diklaim anggota-anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN.
Ketegangan meningkat antara Cina dan beberapa tetangganya di kawasan Asia Pasifik, termasuk Filipina dan Vietnam, terkait Laut Cina Selatan. Wilayah tersebut diyakini mengandung cadangan minyak dan gas bumi dalam jumlah besar.
Harian Global Times Cina menyebutkan dalam tajuknya hari Selasa bahwa Vietnam yang terutama harus dipersalahkan atas sengketa tersebut, dan bahwa Beijing akan menyelesaikan masalah ini melalui perundingan atau melalui tindakan militer. Sementara itu, surat kabar Hong Kong Hong Kong Commercial Daily, menyatakan Cina telah memajukan ujicoba kapal induk baru menjadi 1 Juli karena ketegangan di perairan itu.
Cina juga mengatakan akan memperbesar kekuatan angkatan lautnya di Laut Cina Selatan dalam 10 tahun ke depan. Kata para analis, Cina ingin menunjukkan kedaulatannya atas kawasan-kawasan luas di daerah sengketa itu. (VOA/aso)
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Gelar Pesta Kembang Api
Ukraina Tuding Tentara Rusia Luncurkan Rudal Balistik Setiap Hari
Presiden Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak
Dinas Kominfo Makassar Menerima Kunker Kominfo Kota Bontang









