maiwanews – Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, mengumumkan rencana mengakhiri karir politiknya. Dalam konferensi pers hari Senin 26 Nopember 2012, Barak menyatakan pensiun dari dunia politik dan tidak akan bersaing dalam pemilihan parlemen 22 Januari mendatang.
“Saya memutuskan untuk mundur dari kehidupan politik dan tidak berpartisipasi dalam pemilihan Knesset mendatang”, kata Barak di Tel Aviv. Saat ini Barak fokus untuk menyelesaikan tugasnya dalam tiga bulan kedepan. Tentang pengunduran dirinya, Barak memberi alasan bahwa dia ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga.
Barak mengaku telah beberapa kali mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, namun terkendala beberapa hal. Serangan militer Israel terhadap Gaza baru-baru ini merupakan salah satu penyebab dia menunda pengunduran diri.
Barak saat ini berusia 70 tahun, ia menjadi kepala staf selama 14 tahun dan menghabiskan karirnya di militer selama 36 tahun. 6 bulan setelah meninggalkan militer di tahun 1995, ia terjun ke dunia politik. Tahun 1997 Barak terpilih sebagai Ketua Partai Buruh Israel. Ia mengalahkan Benyamin Netanyahu pada pemilihan perdana menteri tahun 1999. Dalam pemilu 2001, Barak kalah oleh pemimpin Partai likud, Ariel Sharon. Barak kemudian mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh dan juga mundur dari Knesset.
Barak kembalu ke panggung poltik Israel pada tahun 2005, dua tahun kemudian ia dianggkat sebagai menteri pertahanan di bawah kabinet Perdana Menteri Olmert. (aso/PressTV Foto: Ehud Barak oleh Barak Weizmann)
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Porsche Pertahankan Tren Positif Jelang E-Prix Shanghai
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror ke Jurnalis Tempo
Mobil Listrik Porsche Taycan Turbo GT Cetak Recor Baru di Brasil









