maiwanews – Republik Islam Iran meluncurkan pesawat luar angkasa bernama Pishgam (Pioneer) pada tanggal 27 Januari 2013 lalu. Pesawat luar angkasa yang berpenumpang monyet tersebut, berhasil kembali ke bumi sekaligus membawa binatang primata itu dalam keadaan selamat.
Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, sukses misi Pishgam membawa monyet ke luar angkasa, adalah langkah pertama bagi Iran untuk mengirim manusia ke ruang angkasa pada misi selanjutnya.
“Mengirim pesawat ruang angkasa dan kembali itu adalah langkah pertama menuju mengirim manusia ke ruang dalam tahap-tahap selanjutnya,” kata Vahidi pada hari Senin (28/1/2013) seperti dikutip dari laman PressTV.
Kesuksesan Iran dalam peluncuran pesawat luar angkasa ini bukan yang pertama kali. Pada bulan Februari 2010, negara tersebut mengirim pertama kali Bio-Kapsul mahluk hidup dengan menggunakan adat Kavoshgar 3 (Penemu 3) operator.
Kemudian pada tahun 2009, negara para Mullah ini juga berhasil meluncurkan pertama pertama kali pengolahan data satelit buatan mereka, Omid (Harapan), ke orbit.
Pada bulan Juni 2011, dalam rangka rencana pengembangan program luar angkasa, Iran berhasil meluncurkan satelit kedua yang dijuluki Rassad (Observation) ke orbit bumi. Misi Rassad adalah untuk mengambil gambar dari Bumi dan mengirimkan mereka bersama dengan informasi telemetri ke stasiun bumi.
Terakhir pada bulan Februari 2012, Iran juga mengirimkan indigenously-built Navid-e Elm-o Sanat (Harbinger of Science and Industry) satelit ke orbit. Catatan yang dibuat oleh satelit telekomunikasi, pengukuran dan ilmiah tersebut, dapat digunakan dalam berbagai bidang. (ylh)
Presiden dan Menhan AS Umumkan Platform Jet Tempur Generasi Berikutnya
Nato Luncurkan Dua Inisiatif Pertahanan Udara Multinasional Baru
Jelang Pelantikan Trump, Pengamanan Luar Gedung Kongres Makin Ketat
Berbagai Polda Kirim Personel ke Pengungsian Gunung Lewotobi
AS Tuding China dan Rusia Bawa Ruang Angkasa ke Wilayah Berbahaya









