Morsi Dikudeta Militer, Ratusan Pejabat Ikhwanul Muslimin Ditahan

maiwanews – Dalam sebuah laporan media pemerintah Mesir menyebutkan, sebanyak 300 pejababat Ikhwanul Muslimin ikut ditahan menyusul penggulingan Presiden Morsi melalui kudeta militer.

Dua pemimpin senior Ikhwanul Muslimin yang dikenal dekat dengan Morsi yakni Rashad Bayoumi (wakil pemimpin kelompok Ikhwanul Muslimin) dan Saad al-Katatni (memimpin sayap politik Ikhwanul Muslimin), ditangkap pasukan keamanan Mesir hanya beberapa jam setelah kudeta terhadap Morsi.

Morsi terdepak dari kursi kepresidenan setelah Kepala Angkatan Bersenjata Mesir, Jenderal Abdel Fattah alSisi menggulingkan Presiden Morsi dan membekukan konstitusi negara dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis politik yang dianggap melemahkan negara.

Sisi juga mengatakan bahwa pemilihan parlemen baru akan segera dilaksanakan dan menyatakan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Adli Mansour ditunjuk sebagai pemimpin sementara.

Sebuah laporan dari PressTV disi Kamis (4/7/2013) menyatakan, Morsi saat ini tahan di sebuah fasilitas militer. Seorang kepercaan Morsi, Essam ElHaddad ikut ditahan di fasilitas militer tersebut.

Sementara itu, Morsi mengecam kudeta militer tersebut melalui halaman Facebook-nya. Morsi meminta Mesir untuk mematuhi konstitusi dan hukum dan tidak menanggapi kudeta ini.