Musim Tanam 2010 Petani Demak Mulai Tanam Padi

Musim Tanam Padi Asimilasi Pertanian (31)Memasuki musim tanam (MT) I tahun 2010, sejumlah petani di Kabupaten Demak mulai melakukan penanaman padi. Dengan melakukan tanam awal, para petani itu berharap kembali memperoleh harga tinggi saat panen mendatang.

Petani yang telah melakukan tanam padi sebagian besar berada di Kecamatan Karanganyar, Dempet dan Gajah. Kendati demikian, secara sporadis aktifitas menanam padi juga sudah berlangsung di 9 wilayah kecamatan lainnya.

Tanaman mereka kini bahkan ada yang telah berumur tujuh hari. “Alhamdulilah saya bisa menanam padi lebih awal. Mudah-mudahan tidak ada hama penyakit sehingga saya bisa memperoleh untung,” kata Ahmad Harir, petani Desa Cangkring B Kecamatan Karanganyar.

Menurutnya, tanam awal bisa dilakukan lantaran pengelola Waduk Kedungombo telah menggelontorkan air ke wilayah Demak sejak 1 September lalu. Selain itu juga lantaran intensitas hujan masih cukup tinggi. “Tahun 2010 pihak Waduk Kedungombo tepat waktu dalam mengalirkan air. Kali ini lebih awal dibanding dengan yang sudah-sudah,” ujarnya.

Kepala Dispertan Demak Ir Wibowo menyampaikan, untuk MT I 2010 ini luasan area tanam padi di Demak mencapai 49 ribu hektar. Area tersebut menyebar di 14 kecamatan. “Saat ini yang telah melakukan tanam kebanyakan petani di wilayah yang dekat dengan saluran Kedungombo, seperti desa-desa di Kecamatan Karanganyar dan Gajah. Sedangkan petani di wilayah lainnya rata-rata masih dalam proses mengolah tanah,” terang Wibowo.

Disampaikan pula, varietas padi yang ditanam petani di masing-masing wilayah tidak sama. Namun, sebagian besar petani memang menanam padi jenis IR 64 dan Ciherang. “Ada juga petani yang menanam padi jenis lainnya, seperti sebagian petani di Mlatiharjo Gajah yang menanam padi Melati dan Sultan,” ujarnya. (Teks:Anang/demakkab.go.id Foto:lapas2bmerauke/Flickr)