maiwanews – Laba PT Bank Mandiri Tbk naik tajam. Tercatat, laba Bank Pemerintah itu setelah pajak sebesar Rp6,4 triliun selama sembilan bulan pertama 2010, atau tumbuh sebesar 38,2 persen yakni Rp1,8 triliun dibanding periode sama tahun 2009.
Sementara pertumbuhan kredit mencapai 23,1 persen menjadi Rp231,9 triliun dari sebelumnya Rp188,3 triliun pada periode sama 2009. Pertumbuhan kredit itu melampaui target nasional sebesar 21,2 persen dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) bersih tercatat 0,74 persen.
Penyaluran kredit Bank Mandiri ke sektor manufaktur mengontribusi hingga 25 persen dari total kredit, atau sebesar Rp58 triliun, disusul sektor pertambangan sebesar 16,8 persen atau sebesar Rp38,8 triliun. Pertumbuhan kredit terbesar ada di sektor pertanian sebesar 80 persen, sedangkan pertambangan hanya 35 persen.
Penyaluran kredit ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tercatat Rp29,8 triliun dengan jumlah rekening kredit UMKM sebanyak 564.938 rekening. Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp2,11 triliun.
Direktur Bank Mandiri, Abdul Rahman, mengatakan, pertumbuhan penyaluran kredit itu mendorong peningkatan aset perusahaan sebesar 11,7 persen menjadi Rp409,4 triliun dari sebelumnya Rp 366,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya .
“Selain pertumbuhan kredit, laba operasi sebesar Rp8,5 triliun juga menjadi pendorong pertumbuhan laba bersih perusahaan,” kata Abdul Rahman dalam paparan kinerja Bank Mandiri di Jakarta, Kamis 28 Oktober 2010.
Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun menjadi Rp321,2 triliun dari sebelumnya Rp295,5 triliun. Perolehan dana nasabah itu naik 8,7 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Sementara total dana murah (giro dan tabungan) Bank terbesar di Indonesia itu mencapai Rp183,1 triliun, atau naik 8,3 persen dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp169,1 triliun per akhir September tahun lalu.
Presiden Prabowo Gulirkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun
Danlantamal VI dan Gubernur Sulsel hadiri panen Raya Serentak
Pemerintah Siapkan 21 Proyek Hilirisasi Tahap Pertama Senilai Rp657,6 Triliun
Gagal 'Nyalip' Pria di Demak Tembak Ban Mobil Pengendara Lain
Desain Eks THR-TRS di Sayembarakan Wali Kota Eri Cahyadi









