BOJONEGORO – Hari-hari belakangan ini, masyarakat petani di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang hendak memasuki musim tanam (MT) II menghadapi situasi yang sangat sulit. Pupuk mahal sejalan dengan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar 40 persen, yaitu sebesar Rp 85.000 untuk tiap sak.
Belum lagi ancaman banjir yang datang, bagi mereka yang lokasi sawah mereka berada di bantaran Bengawan Solo. Dari waktu ke waktu, banjir dipastikan datang. Tidak hanya pada akhir tahun saja.
Para petani di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, duduk bergerombol di pematang sawah di pagi yang cerah. Namun, mereka tidak bisa menikmati suasana pagi yang sedemikian menawan akibat kecamuk pikiran mereka akan harga pupuk yang mahal untuk keperluan tanaman padi mereka. Tanah sudah dicangkul dan rumput disiangi. Tapi, percuma saja tanam padi kalau pupuk mahal. Sementara, harga gabah pada panen lalu jatuh hingga pada kisaran harga Rp 1.800 sampai Rp 2.000 per kilogram.
“Walau pupuk mahal dan terus terjadi kenaikan, petani harus membelinya. Yang jadi persoalan adalah harga pembelian gabah yang tidak sesuai dengan ongkos produksi. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah harus segera turun tangan. Kalau tidak, nasib petani akan terus mengalami kesulitan,” kata Sudarno sambil termangu. Kaos oblongnya yang belepotan lumpur dibasahi air minum dari botol air mineral yang lusuh.
Sudarno tidak sendirian menghadapi problem pupuk. Masih terdapat terdapat ratusan petani lainnya yang menghadapi problem serupa.
Sementara, persoalan lain yang menghantui para petani yang berada di bantaran Bengawan Solo bukan hanya pada persoalan pupuk saja. Tapi, pada ancaman akan banjir yang datang di luar dugaan seperti yang terjadi saat ini. Kejadian tersebut, telah berlangsung turun temurun.
Ketika ditanya alasan mengapa mesti tanam padi ketika tahu akan datang banjir, hampir semua petani lebih karena spekulasi.
“Kalau banjir datang, berarti bukan rejeki. Kalau tidak mau spekulasi dari mana mesti diperoleh uang,” ungkap sejumlah petani di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, setengah putus asa.
Porsche Regenerasi Jajaran Eksekutif, Tunjuk Vera Schalwig dan Joachim Scharnagl
Ukraina Tuding Tentara Rusia Luncurkan Rudal Balistik Setiap Hari
Usai Diterjang Badai, Pulau Rhodes dan Lemnos di Yunani Nyatakan Keadaan Darurat
Otoritas Penerbangan AS Izinkan Misi SpaceX Starship 5
LPMK Beri Apresiasi Wali Kota Eri Tanggulangi Banjir Di Surabaya









