maiwanews – Tim Jakarta Baru mendesak Panwaslu untuk segera menyikapi masalah kampanye diluar jadwal sebagaimana ditudingkan pada pasangan Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli dalam pilkada DKI.
Koord Tim Advokasi Jakarta Baru, Habiburokhman SH di Jakarta 14 September 2012 mengatakan Panwaslu cepat dalam merespon dugaan kampanye diluar jadwal oleh Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) tapi lamban menangani hal serupa terhadap iklan Foke-Nara. Habib mengakui jika dilihat dari konstruksi hukumnya, secara umum ada kesamaan antara kasus iklan APPSI dengan kasus Nachrowi Ramli dan Fauzi Bowo.
Keduanya menurut Habib sama-sama dilakukan diluar jadwal kampanye dan menyebut tanggal 20, yaitu tanggal pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah Jakarta. Kesamaan lainnya adalah sama-sama disampaikan secara terbuka di muka umum. Perbedaannya, dalam iklan APPSI tidak ada atribut pasangan calon, sementara Nachrowi dan Foke dengan lugas menyebut nomor urut mereka dalam Pemilukada DKI.
“Lambannya Panwaslu dalam menindaklanjuti dugaan kampanye diluar jadwal dan bertendensi SARA Nachrowi Ramli sangat mengecewakan. Hingga hari ini banyak waga Betawi menghubungi kami mengaku sangat resah dengan pidato Nachrowi soal orang betawi diminta keluar dari Betawi jika tidak memilih orang Betawi”, demikian pernyataan Habib. Ia menambahkan bahwa pihaknya dihimbai ntuk melaporkan Panwaslu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
“Dalam satu dua hari ini kami masih melihat perkembangan apa tindakan Panwaslu terhadap Nachrowi Ramli. Jika sampai hari Minggu Panwaslu belum juga melakukan tindakan serius dalam pengusutan kasus Nachrowi maka sangat mungkin kami akan melaporkan ke DKPP”, kata Habib.
Gubernur Sulsel Desak Evaluasi Tambang Emas di Luwu
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral
Panglima Dampingi Presiden Berikan Pengarahan ke Dansat Jajaran TNI
Pjs Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Kampung Pancasila di Manggala
Rakernas XVI APKASI, Presiden Sampaikan Tantangan Bangsa









