maiwanews – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegawa mengatakan, pemulangan warga negara Indonesia (WNI) tahap pertama dari Kairo, Mesir ke Jakarta dijadwalkan Selasa 1 Februari 2011, pukul 08.00 waktu setempat.
Hal tersebut disampaikan Marty kepada wartawan di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin 31 Januari 2011 malam.
Menurut Marty, direncanakan sekitar 400 WNI yang terdiri dari wanita dan anak-anak mendapatkan prioritas pemulangan. Pemulangan tahap ertama itu kata Marty, bertepatan dengan berakhirnya jam malam di Kairo, Mesir.
Setelah pemulangan tahap pertama pukul 08.00 tersebut, kata Marty, Kemenlu akan melihat lagi apakah akan dilanjutkan pemulangan tahap berikutnya atau tidak. Jika diputuskan akan dilakukan pemulangan kembali, lanjutnya, barulah dua pesawat yang standby di Jakarta.
Dijelaskan Marty, dua maskapai sudah disiapkan Kemenlu yakni Lion Air dan Batavia Air. Kedua maskapai itu akan terbang ke Kairo jika diputuskan untuk dilanjutkan penjemputan tahap selanjutnya. Sementara peswat Boeing 747-400 milik Garuda Indonesia, kata Marty, berangkat pertama ke Kairo malam ini.
Ketua Satgas Pemulangan WNI dari Kairo, Hassan Wirajudha belum diputuskan apakan akan menyusul atau tidak menuju Kairo. Kepastian keberangkatannya, menunggu perkembangan yang akan terus dilaporkan kepada Presiden SBY.
Dijelaskan Marty, untuk pemulangan Selasa, pihak KBRI menyewa bus untuk menjemput 400 WNI dari empat titik untuk dikumpulkan di bandara Kairo. Waktu mengumpulkan WNI tersebut, kata Marty, dibatasi oleh jam malam yang kembali akan diberlakukan pukul 15.00 waktu setempat.
Selain Indonesia, sejumlah negara sebelumnya telah memutuskan untuk menarik warga negaranya yang tinggal di Mesir, termasuk Amerika Serikat (AS) menyusul ancaman keamanan bagi warga asing makin besar.
Situsi di Mesir saat ini terus memburuk, lebih dari 100 orang dilaporkan telah tewas. Pada Selasa ini, aksi demonstrasi besar-besaran menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur dari jabatannya, akan berlangsung.
Namun pihak Militer Mesir pendukung pemerintahan Presiden Hosni Mubarak kini mulai berbalik mendukung para demonstran. Mereka berjanji tidak akan lagi menggunakan kekerasan untuk menghadapi pengunjuk rasa itu.
Para Menteri Luar Negeri NATO Akhiri Dua Hari Pertemuan di Brussels
Pulang dari Mesir, Prabowo Gelar Rapat Terbatas
TPI Gelar Verifikasi Lapangan di Lapas Narkotika Pamekasan
Menginjak Usia ke-10 Tahun Dianristy Gelar, Fashion Show menampilkan 60 Karya Terbaru
Pelaksanaan Apel Besar Pramuka dihadiri Ketua DPRD Sulsel









