maiwanews – Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penggusuran sejumlah rumah di Kapung Pulo, Jatinegara Barat, Jakarta Timur mendapat perlawanan sengit dari warga.
Ratusan Satpol PP DKI yang didukung ratusan aparat kepolisian dan juga TNI terlibat aksi saling lempar batu dengan warga yang bertahan di sekitar rumah mereka.
Akibat bentrokan itu, jatuh korban luka-luka baik dari warga maupun aparat akibat terkena lemparan batu maupun benda keras lainnya.
Selain mengakibatkan korban luka, alat berat yang sedianya akan digunakan menggusur rumah menjadi sasaran kemarahan warga dengan membakarnya. Beruntung tiga mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi bentrokan berhasil memadamkannya.
Warga Kampung Pulo menolak digusur karena menganggap Pemprov DKI Jakarta tidak menepati janjinya mengganti rugi tumah yang hendak digusur.
Seratus lebih rumah warga yang akan digusur terletak di sepanjang bantaran Kali Ciliwung, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
Vladimir Putin Terima Kunjungan Wang Yi
Pertemuan Bilateral Amerika-Australia Bahas Kerja Sama Pertahanan
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Kanwil Kemenkumham Jatim Gelar Sosialisasi Anti Perundungan









