Sebuah perusahaan di Jepang, Kansai Electric Power Company, berencana menutup reaktor Nomor Satu di pembangkit Ohi-nya karena masalah teknis, tetapi tidak ada kebocoran radiasi terjadi. Hal itu diungkap pejabat Kansai 16 Juli 2011.
Dikatakan reaktor yang terletak kira-kira 350 kilometer sebelah barat Tokyo, akan ditutup untuk pemeriksaan. Rencana penutupan menyusul terjadinya tekanan dalam satu tangki berisi air asam borik sempat mengalami penurunan sesaat pada Jum’at malam. Penurunan itu tidak diketahui penyebabnya. Saat ini tekanan telah pulih ke normal.
Akibat penutupan akan membuat kondisi semakin parah setelah sebelumnya terjadi kekurangan aliran
listrik akibat kerusakan pembangkit Nomor Satu Fukushima yang dikelola oleh perusahaan Tokyo Electric Power Company. Kerusakan ini adalah akibat bencana gempa bumi dan tsunami tanggal 11 Maret lalu.
Dari Jerman dikabarkan pemerintah sedang berupaya mempercepat upaya penutupan semua reaktor nuklir di negara itu. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pemerintah akan menutup semua reaktor nuklirnya dan menggunakan sumber energi terbarukan. (PressTV/VOA/aso)
Posted with WordPress for BlackBerry.
Prabowo Lawatan ke Kawasan Timur Tengah dan Turki
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Indonesia-Jepang Tandatangani dan Bertukar Nota Pinjaman 90 Miliar Yen
Militer Rusia Lancarkan 38 Serangan Terhadap Ukraina dalam Sepekan Terakhir
Kepala BSK Puji Layanan dan Sarana Pra Sarana Rutan Nganjuk









