maiwanews – Alexander Supelli (54), pilot pesawat Super Decathlon PK-NZP yang jatuh saat manuver di ‘Bandung Air Show 2010’, Lanud Husein Sastranegara, akhirnya meninggal dunia, Senin, 27 september 2010 sekitar pukul 05.30.
Almarhum meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah selama tiga hari mengalami masa kritis serta tak sadarkan diri paska jatuhnya pesawat yang dikemudikan.
Kabar meninggalnya Alexander Supelli yang mengalami luka bakan di hampir seluruh tubuhnya itu, dibenarkan oleh Direktur Utama RS Hasan Sadikin Bandung, dr Bayu Wahyudi.
Jenazah Alexander Supelli saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Sumber Sari, Kompleks Sumber Sari, Bandung.
Rencananya, jenazah Alexander akan dimakamkan Senin, 27 September 2010 siang ini sekitar pukul 12.00 WIB di Majalaya, Kampung Bojong.
Seperti diketahui, pesawat Cessna Super Deklaton milik PT Dirgantara Indonesia yang dipiloti Alexander Supelli jatuh dan terbakar Jumat sekitar pukul 10.15 WIB.
Pesawat Alex jatuh saat sedang melakukan manuver di arena Bandung Air Show 2010 yang digelar di Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Semangat Kartini, Aliyah Mustika Ilham Serukan Perempuan Jadi Penggerak Perubahan
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Blinken Sampaikan Pernyataan Terkait Meninggalnya Jimmy Carter
Kanwil Kemenkumham Jatim Gelar Sosialisasi Anti Perundungan









