maiwanews – Aksi derek liar yang beberapa ruas tol Jakarta dan sekitarnya sudah sampai pada tahap meresahkan masyarakat pengguna tol. Umumnya korban mengaku diderek paksa, lalu diperas dengan biaya derek yang selangit.
Kejadian tersebut terus berulang dalam rentan waktu yang cukup lama. Petugas tol maupun aparat kepolisian yang sering terlihat berpatroli di jalan tol seolah tak mampu menghentikan aksi semena-mena derk liar tersebut.
Menyikapi hal itu, Polda Metro Jaya berjanji akan melakukan operasi derek liar yang telah bertindak merugikan masyarakat pengguna jalan tol. Kapan waktunya, operasi dilakukan dalam minggu-minggu ini.
Janji itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/5/2013). “Akan ada operasi derek liar dalam minggu-minggu ini,” kata Rikwanto kepada wartawan.
Menurut Rikwanto, operasi itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari warga terkait keberadaan derek liar yang meresahkan. Bahkan katanya, seorang anggota polisi juga telah melaporkan perilaku nekat derek liar itu.
Seperti diberitakan, sejumlah masyarakat pengguna tol mengaku jadi korban intimidasi dan pemerasan derek liar. Para korban umumnya adalah pengendara mobil yang berhenti di bahu jalan untuk buang air kecil atau mogok.
Aksi derek liar yang bisanya terdiri dari 4 orang itu pertama kali langsung menderek mobil tanpa meminta persetujuan pemilik mobil dengan alasan mengganggu arus lalu lintas.
Mobil korban lalu diderek keluar tol yang dekat dengan markas mereka. Langkah berikutnya, tentu meminta biaya derek dengan cara paksa dan intimidasi. Jika tak diberikan, mobil akan disita mereka. Biaya derek bervariasi antara Rp 400 ribu hingga Rp 1,2 juta, tergantung ukuran dan jenis mobil.
Yang menarik, oknum pelaku yang biasanya berperawakan tak ramah, sepertinya tidak takut terhadap polisi. Kasus terakhir bahkan mereka berani melawan polisi yang berupaya membantu korban derek liar seperti yang dialami petugas patroli til Jagorawi, Briptu Agus Supriyatna.
Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tidak Gelar Pesta Kembang Api
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
TP PKK Kota Makassar gelar Raker Tekankan Transparansi Berbasis Digital
Prabowo Subianto Kunjungan Resmi ke Thailand
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese









