Polisi Pukul Warga, Polsek Rawas Ulu Dibakar Massa

Logo Polrimaiwanews – Belum selesai bentrok di Buol, Sulawesi Tengah yang menewaskan 8 warga dan melukai puluhan lainnya, konflik polisi dengan warga masyarakat kembali terjadi.

Kali ini, kantor Kepolisian Sektor Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang terletak sekitar 90 kilometer dari Kota Lubuklinggau, Sabtu, 4 September 2010 dibakar massa.

Sementara seorang tahanan wanita diduga gantung diri ditemukan tewas di rumah tahanan Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Akibat aksi brutal warga Rawas Ulu yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini, bangunan kantor berikut peralatan kantor polsek habis dilalap api.

Kejadian berawal dari pemukulan warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu yang diduga dilakukan oknum polisi yang bertugas di polsek tersebut. Belum diketahui penyebab mapun motif pemukulan tersebut.

Mendengar ada warga yang dipukul polisi, massa dari Desa Lesung Batu melakukan unjuk rasa. Namun tiba-tiba unjuk rasa berubah menjadi rush yang menyebabkan kantor polisi terbakar.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti berapa korban jiwa maupun kerugian material yang dialami. Sementara, petugas kepolisian dari Polres Musi Rawas sudah datang ke lokasi untuk mengamankan petugas berikut keluarganya.

Sementara itu, seorang wanita di rumah tahanan Polres Jeneponto meninggal dunia. Tahanan tersebut diduga meninggal karena gantung diri dengan menggunakan sarung.

Mengantisipasi kejadian yang serupa di Buol Sulteng, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Johny Waenal Usman langsung mengumpulkan seluruh jajaran Polres Jeneponto di Jeneponto untuk mengkoordinasi langkah atas kejadian itu.