Putin Sebut Rusia Perlu Penguatan Pertahanan

20211101-vladimir-putin-bertemu-pimpinan-kemenhan-dan-pimpinan-industri-pertahanan-rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan dengan pimpinan Kemenhan dan pimpinan industri pertahanan di Sochi. Senin 1 November 2021.

maiwanews – Presiden Rusia Vladimir Putin Senin 1 November mengatakan perlu penguatan pertahanan bidang kedirgantaraan dan kelautan. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan pimpinan Kementerian Pertahanan dan pemimpin industri pertahanan.

“Perlindungan Rusia dari serangan kedirgantaraan dan mempertahankan keseimbangan strategis secara langsung bergantung pada kesiapan tempur dan peralatan teknis mereka”, kata Presiden Putin.

Presiden Putin menegaskan bahwa Rusia tidak dapat mengabaikan ancaman terhadap keamanan negara itu. Beberapa rekan asing Rusia dikatakan mengerahkan elemen sistem pertahanan rudal global di sekitar perbatasan. Atas situasi itu, Rusia akan merespon dengan tepat.

Dalam beberapa tahun terakhir kemampuan pertahanan kedirgantaraan Angkatan Bersenjata Rusia telah meningkat secara nyata. Sistem peringatan serangan rudal berfungsi dengan lancar dan efektif.

Kedua komponennya yaitu konstelasi satelit di orbit dan sistem radar berbasis darat, menjamin deteksi potensi peluncuran rudal balistik. Sistem akan menentukan parameter mereka secara tepat waktu dan memberi tahu pusat komando dan kendali militer.

Di bawah program persenjataan negara, selama empat tahun terakhir, 25 sistem rudal anti-pesawat S-400 dan lebih dari 70 jet tempur modern telah diproduksi, dan lebih dari 20 sistem S-300 dan 90 pesawat telah dimodernisasi. Hal ini meningkatkan kemampuan melindungi infrastruktur militer dan industri penting negara.

Dalam beberapa tahun ke depan, angkatan bersenjata Rusia akan mendapat pasokan lebih dari 200 pesawat dan 26 sistem rudal anti-pesawat S-350 dan S-400. Pertahanan Rusia juga akan ditambah dengan produksi pertama prototipe atau model produksi pertama sistem rudal antipesawat S-500 terbaru.

Angkatan Laut Rusia

Pada pertemuan itu, selain membahas kemampuan Angkatan Udara, Presiden Putin juga menekankan perlunya menyediakan peralatan dan senjata modern bagi Angkatan Laut.

Empat tahun terakhir ini Angkatan Laut telah menerima 49 kapal perang dan kapal tempur baru, sembilan sistem rudal pantai dan sepuluh pesawat. Secara umum, pada tahun 2027, jumlah senjata modern harus melebihi 70 persen.

Keputusan selama konsultasi Sochi dan pertemuan lainnya telah memungkinkan untuk mulai meningkatkan pembangunan kapal perang untuk zona laut dan laut lepas pantai. Lebih dari 30 kapal perang ini sedang dibangun atau dimodernisasi sekarang. Ini termasuk kelas kapal baru yaitu kapal pendarat universal.

Peningkatan kemampuan armada menurut Presiden Putin merupakan kepentingan nasional bersifat sangat penting dan strategis. “Inilah sebabnya mengapa kami secara teratur mengambil bagian dalam upacara peletakan lunas kapal baru – baik kapal permukaan maupun kapal selam. Dan kami akan terus melakukannya”, tegas Presiden Putin. (z)