Rakernas Golkar Dibuka Dengan Pidato Politik Aburizal

Jakarta – Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama Partai Golkar yang dilaksanakan di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Jumat, 26 Februari 2010 ditandai dengan pidato politik ketua umumnya, Aburizal Bakri.

Dalam pidato pembukaan Rakernas paratai berlambang pohon beringin itu, Ical, panggilan Akrab Aburizal Bakri tidak secara eksplisit menyinggung soal posisi koalisi Golkar maupun statemen Golkar tentang kondisi politik nasional terkait Pansus Hak Angket Bank Century seperti yang banyak ditunggu – tunggu berbagai kalangan.

Namun begitu, beberapa kalimat dapat ditangkap sebagai penegasan sikap Golkar selama ini terkait sikap berbeda yang diambil Golkar dalam kasus Bank Century. Misalnya kalimat bahwa jangan tergoda dengan gemerlap sesaat, namun merugikan partai pada pemilu 2014.

Lebih lanjut Ical juga menyatakan bahwa kita harus tahu kapan harus melihat ke depan dan kapan harus bergandengan tangan, kapan harus menohok dan kapan harus merangkul.

Selain itu, mantan Menko Ekonomi dan Menko Kesra Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I tersebut, juga menyampaikan tentang program yang dicanangkan setelah Munas Golkar beberapa waktu lalu, yakni kuningisasi Golkar di seluruh tanah air yakni dengan menetapkan target memenangi lebih dari 50 % pemilihan kepala daerah seluruh Indonesia.

Dalam Raker yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 hari minggu, dijadwalkan mulai membahas materi Raker esok hari yang diperkirakan akan membahas tentang tema politik yang memanas saat ini, yakni kasus Century.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong pada pukul 19.42 oleh Ketua Umum Aburizal Bakri didampingi oleh Ketua Dewan Pembina Akbar Tanjung, Wakil Ketua Umum Agung Laksosno, Sekretari Jenderal Idrus Marham, ketua panitia penyelenggara dan ketua panitia pengarah.