Rencana Kenaikan TDL Tuai Protes Pengusaha

Jakarta – Para pengusaha dari berbagai sektor usaha mulai mengeluhkan rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik. Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia menyambangi Kementrian Koordinator Perekonomian, Jumat 12 Maret 2010.

Sebelumnya, pengusaha tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) juga mengeluhkan rencana kenaikan TDL itu, padahal tekstil Indonesia sejauh ini telah babak belur atas banjirnya produk tekstil China, lalu diperburuk dengan berlakunya ACFTA awal tahun ini.

Rencana kenaikan TDL oleh pemerintah juga mendapat tantangan dari Gedung Senayan. Komisi VII DPR RI yang membidangi energi meminta kepada pemerintah agar tidak melakukan kebijakan sepihak dalam hal kenaikan TDL tanpa persetujuan DPR, seperti yang disampaikan Ketuanya Efendi Simbolon.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui menteri keuangan Sri Mulyani Indrawaty menyampaikan rencana kenaikan TDL sebesar 15 % yang akan berlaku pada semester kedua, Juli tahun ini. Sebelumnya, pemerintah juga telah menaikkan TDL pada akhir tahun lalu.

Padahal menurut Dirut PLN Dahlan Iskan yang disampaikan beberapa waktu lalu, rencana kenaikan TDL tersebut tidak akan berpengaruh kepada kinerja keuangan dan pelayanan PLN, karena kenaikan TDL tersebut diperuntukkan untuk mengurangi subsidi pemerintah. Dalam RAPBN-P 2010, subsidi untuk listri naik sebesar Rp. 16, 7 trilyun.