Preman Rusak Rumah Petugas, Polisi Takut Tangkap

Tuban – Kesulitan membawa hasil curian kayu jati yang berasal dari hutan petak 41 G, RPH Ngelo, BKPH Ngulahan, Perhutani KPH Jatirogo, enam (6) Pemuda asal dukuh Bangkok, Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, mengamuk membabi buta merusak sebuah bangunan berupa Rumah Dinas KRPH Mardji (41).

Terindentifikasi bangunan yang rusak parah adalah berupa 3 buah kaca candela dan satu kerangka candela patah hancur lebur. “Kejadian ini berawal dari adu mulut lima orang itu dengan Sumari (red. Staf RPH),” aku Mardji saat dikonfirmasi oleh maiwanews.com, Jum’at, 22/004/2011 di lokasi kejadian.

Terkait dengan peristiwa tersebut Wakil Adm, Wahyu Dwihadmojo, Shut, MM, dicelluler genggamnya, Jum’at, 22/04/2011, memaparkan bahwa kejadian peristiwa tersebut berawal dari lima pemuda tersebut telah berhasil mencuri satu pohon Jati dengan keliling tunggak 75 cm.

“Pada aksi pencurian ini mereka diketahui petugas Perhutani Jatirogo beraksi sebanyak 6 orang. Dan salah satu telah diketahui namanya Wartono (28) pemuda asal dukuh Bangkok dan Desa Gemulung, Kecamatan Kerek. Kejadian ini sebenarnya terjadi pada tanggal 25 Maret, 2011 lalu pada pukul 11.30, tepatnya di hutan Ngelo yang masuk wilayah pemerintahan Kecamatan Tambakboyo. Namun hingga kini koq belum ada perkembangan dari Polsek Tambakboyo,” ungkap Wahyu.

Wakil Adm tersebut kecewa dengan kinerja dari aparat kepolisian tersebut kog kinerja mereka kurang memuaskan. “Informasinya tiap hari kita konfirmasikan ke Polsek setempat. Namun hingga sekarang koq hasilnya minim dan katanya kesulitan untuk menangkap 6 tesangka tersebut,” keluhnya. memet