maiwanews – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Ruang Raflesia, di gedung Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2010 pagi.
Presiden SBY dalam sambutannya memberikan penghargaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas prakarsanya dalam menyelenggarakan KNPK. SBY berharap, dengan prakarsa ini akan berujung pada pencegahan korupsi.
“Saya sungguh ingin prakarsa yang baik ini, yang pada akhirnya dapat mencegah terjadinya korupsi dan penyimpangan atau fraud, betul-betul mendapatkan respons yang positif dari semua, jajaran pemerintah pusat maupun daerah, unsur eksekutif, yudikatif, maupun legislatif, negara maupun swasta,” kata Presiden.
KNPK kali ini merupakan yang kelima dan mengambil tema ‘Upaya Pemberantasan Korupsi melalui Mekanisme Whistle Blower’. Wakil Ketua KPK)Mochamad Jasin mengatakan, mekanisme whistle blower ini mengutamakan pelaporan dari masyarakat untuk memberantas korupsi.
Hadir dalam pembukaan konferensi ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Jaksa Agung Basyrief Arief, dan Kapolri Timur Pradopo. Hadir pula Ketua KPK Busyro Muqoddas dan Wakil Ketua Bibit Samad Riyanto.









