maiwanews – Bentrok antara ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan polisi pecah. Aksi saling lempar batu itu terjadi di Jalan Andi Pangeran Petta Rani Makassar, Selasa, 19 Oktober 2010.
Para mahasiswa itu melempari polisi dengan batu dan benda keras lainnya, serta sesekali terlihat bom molotov mendarat dekat barikade polisi anti huru hara yang menggunakan tameng.
Akibat bentrokan itu, setidaknya tiga orang polisi mengalami luka terkena lemparan batu dari arah mahasiswa dan seorang mahasiswa berikut mikrofonnya diamankan polisi.
Menjelang pukul 14.00 Wita, aksi saling lempar sedikit mereda. Kondisi itu dimanfaatkan Polisi yang bertahan di depan pagar UNM untuk mencoba berdialog dari jarak jauh dengan sejumlah mahasiswa untuk meredakan bentrokan.
Namun mahasiswa yang semula mulai terdesak masuk ke kampus malah kembali merangsek ke luar. Apalagi, sekelompok mahasiswa dari kampus lain juga ikut bergabung dengan mahasiswa UNM.
Melihat situasi itu, penambahan kekuatan dari kepolisianpun dilakukan. Setidaknya 2 SSK lagi didatangkan untuk mengantisipasi agar demo tidak makin meluas.
Sementara itu, pasukan TNI yang sebelumnya diturunkan mengamankan kedatangan SBY mulai ditarik. Selanjutnya, pengamanan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Kericuhan bermula ketika rombongan SBY yang akan meninggalkan hotel Clarion tempat berlangsungnya raker Gubernur se-Indonesia, akan dihadang oleh sekelompok mahasiswa yang sejak pagi melakukan orasi di dekat Clarion.
Upaya penghadangan itu tentunya berupaya dihalangi oleh aparat kepolisian yang berjaga. Akibatnya, mahasiswa melakukan perlawanan dan terjadilan aksi saling lempar yang berlangsung cukup lama.
Seperti diketahui, letak kampus UNM yang berada di Jl AP Petta Rani memang sangat berdekatan dengan Hotel Clarion, tempat Presiden SBY dan rombongan berkunjung.
SBY dan rombongan sendiri saat terjadi bentrokan, sudah menuju kawasan Metro Tanjung Bunga untuk meresmikan beberapa proyek infrastruktur beserta Transtudio Mal dan Trans Studio milik pengusaha nasional, Chairul Tanjung.
Rencananya, sore ini juga sekitar pukul 15.00 Wita, SBY beserta rombongan akan kembali ke Jakarta.
Gubernur Sulsel Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Baliase–Pombakka
Munafri Arifuddin Tegaskan Profesionalisme Penunjukan Plt Direksi Perumda Makassar
Wasekjen NATO ke Paris, Bahas Prioritas Aliansi
Presiden Terima Delapan Pengusaha Besar, Bahas Perekonomian dan Investasi Nasional
Jepang Siap Selenggarakan Program Kerja Sama dengan Indonesia









