Pihak bea dan cukai Filipina menyita 54 senapan Galil merek Israel. Menurut Fernandino Tuason, Kepala Layanan Investigasi dan Intelijen Bea-Cukai Filipina, senjata bermerek Israel tersebut dibuat di Indonesia. Senjata-senjata tersebut disita dari sebuah kapal berbendera Panama yang berlabuh di lepas pantai Mariveles, Bataan, Filipina, pekan lalu. Diduga senjata itu untuk mengacaukan pemilu presiden Filipina tahun depan.
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan PT Pindad (produsen senjata di Indonesia) juga mengaku belum mendapat informasi tentang penyitaan tersebut.
BERITA LAINNYA
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
World Governments Summit, Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan Dunia
Pemerintah Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik
Pemerintah Minta Apple Investasi di Indonesia $1 Miliar
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
World Governments Summit, Prabowo Subianto Tegaskan Indonesia Siap Jadi Jembatan Dunia
Pemerintah Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik
Pemerintah Minta Apple Investasi di Indonesia $1 Miliar









