Batam – Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji akan membongkar lagi kasus pajak yang jauh lebih besar dan jauh lebih dahsyat dari kasus Gayus Tambunan dan Syahril Djohan yang telah
diungkapkannya. Tidak tanggung-tanggung, nilainya mencapai Rp. 250 Trilyun.
Menyusul sukses buku Bukan Testimoni Susno yang telah terjual sekitar 30.000 eksemplar, jenderal polisi bintang tiga tersebut bersiap-siap meluncurkan buku keduanya yang di dalamnya memuat megaskandal pajak itu.
Izharry Agusjaya Moenzir, penulis buku Bukan Testimoni Susno, menyebutkan, perkara Gayus Tambunan hanya kasus kecil, karena ada yang lebih besar lagi. Menurutnya, kasus yang lebih besar itu bukan hanya senilai miliaran tapi triliunan rupiah. Dan, itulah yang akan jadi bahan buku kedua Susno.
Menurut Izharry, awalnya ia menduga kasus besar yang ingin diungkap oleh Susno adalah kasus pajak senilai Rp 3,6 triliun, ternyata masih ada lagi kasus pajak lainnya senilai Rp 250 triliun.
“Buku kedua, bahannya sudah terkumpul dan saat ini sedang menunggu momentum yang tepat,” ujar Izharry Agusjaya Moenzi saat mengupas Bukan Testimoni Susno di Toko Buku Gramedia BCS Mall, Batam, Sabtu, 8 Mei 2010.
Izharry mengaku telah mendapatkan beberapa data berdasarkan keterangan Susno Duadji. Data buku itu siap untuk diterbitkan menjadi sebuah buku kedua. Sebagian materi untuk buku itu pun sudah ditulis.
Selain persiapan materi buku itu, ada hal lain yang lebih penting dipersiapkan adalah bagaimana agar Susno Duadji mendapat perlindungan hukum maupun politik atas upaya kriminaklisasi. Karena jika ia ditahan, maka publik tidak punya kesempatan membuktikan benar tidaknya skandal pajak Rp 250 Triltun itu ada.
Presiden Prabowo Gulirkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun
Pemerintah Siapkan 21 Proyek Hilirisasi Tahap Pertama Senilai Rp657,6 Triliun
Polisi Amankan ART Terduga Pencuri Perhiasan Majikan Senilai Rp697 Juta
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Rumania Senilai Rp111 Triliun
Presiden Buka "Jakarta Fair 2024", Target Penjualan Rp7,5 Triliun









