
maiwanews – Anggota komisi budaya Taliban, Enamullah Samangani, Selasa 17 Agustus telah mendeklarasikan pemberian amnesti kepada mantan pejabat pemerintah Afghanistan. Amnesti umum berlaku untuk semua orang, sehingga tidak perlu ragu untuk melanjutkan aktivitas secara normal.
Anggota Taliban memasuki ibu kota Afghanistan, Kabul pada 15 Agustus, tidak menemui perlawanan, dan menguasai seluruh kota. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negara itu. Negara-negara Barat sedang mengevakuasi warga dan personel diplomatik mereka dari Afganistan.
Setelah mengambil alih Universitas Kabul dan gedung Kementerian Pendidikan, Taliban mengumumkan bahwa perempuan akan memiliki kesempatan untuk belajar dan bekerja tetapi sebagian besar sekolah dan perguruan tinggi di Kabul tetap tutup pada hari Senin.
Selain itu, Taliban mengatakan mereka tidak memiliki rencana untuk membalas dendam pada mantan pejabat pemerintah dan petugas penegak hukum. (z/Tasnim News Agency/VOA)
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Porsche Lakukan Investasi Strategis untuk Perkuat Masa Depan
Austin Tantang Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina untuk Tetap Memberi Dukungan
Korpolairud Jalin Kerja Sama dengan Akademi Pelayaran dan Penerbangan
Wamenko Otto Hasibuan Serukan Kolaborasi Untuk Membangun Negeri









