maiwanews – Pemerintah kembali menegaskan sikapnya bahwa Indonesia menolak tegas setiap tindakan yang mencederai rasa kemanusiaan dan keadilan terhadap rakyat Palestina. Indonesia mendukung tanpa reservasi berdirinya negara Palestina Merdeka.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan hal ini dalam bagian lain sambutannya ketika membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-23 di Kompleks Sekolah Tinggi Agama Islam, Air Sebakul, Bengkulu, Sabtu, 5 Juni 2010 malam.
“Kita bertekad untuk terus menyuarakan, mendorong, dan melakukan langkah-langkah diplomasi bagi penyelesaian masalah di Timur Tengah secara adil dan damai, dan jauh dari aksi-aksi kekerasan dan penindasan kemanusiaan,” kata Preiden SBY.
Selain itu, Presiden juga mengatakan bahwa sudah menjadi cita-cita dan harapan kaum muslimin sedunia untuk dengan bebas dapat beribadah menegakkan salat di Masjidil Aqsha di Jerusalem Timur.
“Ibadah yang sama bebas dan amannya bila kita mengunjungi Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah,” SBY menegaskan, seperti yang dilansir situs presidensby.
Presiden SBY juga menegaskan bahwa Indonesia menolak dengan tegas setiap tindakan yang mencederai rasa kemanusiaan dan keadilan yang dilancarkan oleh pihak manapun terhadap rakyat Palestina.
“Tanpa reservasi sedikit pun, Indonesia juga mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk dapat berdiri tegak di negerinya sendiri,” kata Presiden. “Sebuah negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, yang dapat hidup damai, serta diakui oleh bangsa-bangsa di dunia,” demikian penegasan SBY.
Prabowo dan Hun Sen Bahas Perdamaian Kawasan di Istana Merdeka
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
AS Sanksi Pemberi Dukungan Finansial, Militer, dan Pengadaan ke Korut









