
maiwanews – Produsen mobil listrik Tesla Inc dikabarkan berencana mengurangi produksi sedan Model 3. Kebijakan itu akan dilaksanakan selama 2 pekan yaitu hingga 7 Maret. Langkah tersebut diambil menyusul perlambatan permintaan serta kekurangan cip di pasaran.
Bulan lalu Tesla menyatakan pihaknya terdampak oleh kurangnya semikonduktor global dan gangguan logistik di berbagai pelabuhan.
Kondisi kekurangan cip tidak hanya dialami Tesla, beberapa produsen mobil lainnya juga mengalami kekurangan sehingga terpaksa mengurangi produksi. Produsen otomotif tersebut diantaranya General Motors Co, Volkswagen AG, dan Ford Motor Co.
Di Indonesia, proposal rencana investasi Tesla telah diterima Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Kamis 4 Februari. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto dalam konferensi pers Jumat 5 Februari. (VOA)









