maiwanews – Korban tewas maupun yang masih dinyatakan hilang akibat gempa berkekuatan 8,9 pada skala Richter (SR) yang memicu gelombang tsunami setinggi 10 di Jepang, terus bertambah.
Hingga hari ini, Sabtu, 12 Maret 2011, sedikitnya sebanyak 612 orang telah meninggal dunia serta sekitar 700 orang lainnya dinyatakan hilang.
Demikian pesan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui Twitter dengan mengutip laporan media massa setempat.
Namun menurut kepolisian Jepang sebagaimana diktip dari kantor berita Kyodo menyebutkan bahwa jumlah korban tewas saat ini sedikitnya 398 jiwa, sementara 805 warga lainnya masih dinyatakan hilang.
Jumlah korban jiwa diperkirakan akan masih terus bertambah mengingat dahsyatnya gempa yang memicu gelombang tsunami itu. Upaya pencarian korban masih terus dilakukan.
Gempa di Jepang terjadi pukul 12.46 WIB, Jumat (11/3) kemarin. Gempa tersebut berpusat di 373 km timur laut Tokyo. Beberapa saat kemudian terjadi tsunami dengan ketinggian 4 meter hingga 10 meter.









