maiwanews – Polisi menegaskan kembali bahwa kasus penusukan terhadap jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Minggu, saat akan beribadah, murni kriminal dan tidak terkait dengan isu agama.
Kombes Boy Rafli Amar menghimbau kepada semua pihak agar tidak ikut memperkeruh suasana serta tidak mengaitkan peristiwa yang disesalkan tersebut dengan isu agama.
“Jangan kaitkan dengan isu agama. Semua Sedang kita kembangkan. Kita belum bisa mengatakan ini dari kelompok mana. Yang jelas pelaku pasti akan kita tindak tegas,” kata ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 13 September 2010.
Boy juga meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak mudah terpancing. “Kami imbau masyarakat jangan terprovokasi. Yang kami khawatirkan nanti malah ada pihak-pihak yang membuat suasana tidak nyaman,” kata Boy.
Boy menjelaskan, Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus penusukan jemaat HKBP Bekasi tersebut. Untuk itu, lanjut Boy, polisi telah meminta keterangan empat orang saksi.
Menurut Boy, polisi saksi yang diperiksa adalah orang yang melihat langsung saat kejadian. “Kalau korban mungkin nanti. Kita menunggu perawatannya,” jelas Boy.
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Prabowo Sambut Hun Sen, Pererat Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Indonesia-Viet Nam Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral









