maiwanews – Aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang wartawan terkait jaringan narkotika dan uang palsu. Wartawan berinisial AC ditangkap saat serah terima narkoba dengan BD dalam taksi di kawasan Sarinah Thamrin Senin 5 November 2012. Keduanga merupakan kurir, AC mengantar barang sedangkan BD pengambil barang.
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Benny J. Mamoto, dalam siaran persnya mengatakan dari hasil penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sebuah guling berisi narkotika jenis sabu seberat 2,6 kilogram.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, barang tersebut akan diserahkan pada seseorang di kawasan Pasar Raya Manggarai, depan sebuah gerai makanan cepat saji. Petugas kemudian melakukan control delivery ke tempat tersebut. Setelah barang berpindah tangan dari AC ke M, tim membuntuti M berjalan menuju ke sebuah mobil berwarna silver. Di dalammobil terdapat seorang pengemudi WNA Afrika bernama NL alias F.
Saat petugas melakukan penyergapan, mobil tersebut berusaha kabur dan menabrak petugas, namun berhasil dihentikan. NL alias F sempat berusaha melawan petugas sehingga F terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya.
Sehari setelah penangkapan beberapa tersangka, petugas bergerak melakukan pengembangan kasus ke rumah AC di kawasan Jonggol untuk dilakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledehan ditemukan beberapa lembar uang dolar Amerika dan Euro palsu serta material kertas uang palsu. Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap suami AC di tempat tinggalnya di apartemen Mediterania Garden. Di tempat tersebut petugas berhasil menangkap suami AC, seorang WNA Kamerun berinisial J alias B, bersama barang bukti berupa material kertas uang palsu U$D sebanyak ± 2 dus dan beberapa cairan kimia yang diduga sebagi bahan pengolah uang palsu tersebut. (azm/BNN)
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Prabowo dan Airlangga Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional
Halusinasi Efek Narkoba, Karyawan di Bali Aniaya Bos Hingga Tewas
Nato Luncurkan Dua Inisiatif Pertahanan Udara Multinasional Baru
Polisi Ungkap Pertambangan Emas Ilegal di Boalemo, Gorontalo









