maiwanews – Calon Gubernur DKI, Alex Noerdin, mengaku mampu mengatasi masalah banjir Jakarta maksimal tiga tahun. Gubernur Sumatera Selatan itu bahkan yakin bisa melakukannya kurang dari tiga tahun.
Sayangnya saat ditemui usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK Rabu 4 April 2012 terkait kasus suap wisma atlet, Gubernur Alex enggan memaparkan metodenya dalam menanggulangi banjir dengan alasan pemaparannya membutuhkan waktu panjang. Namun ia siap melakukan presentasi jika semua berkumpul.
Terkait kasus dugaan korupsi wisma atlet, Alex mengatakan hal itu tidak menghambat pencalonannya sebagai gubernur DKI. Ia mengaku KPK memanggil bukan untuk pemeriksaan, hanya dimintai tambahan keterangan. Ia juga berharap kasus tersebut bisa segera tuntas.
Menurut Alex, ia memang beberapa kali bertemu dengan pihak PT DGI, namun menampik tudingan menerima fee sebesar 2,5 persen untuk pembangunan wisma atlet. Alex bahkan merasa lega setelah memberi keterangan pada KPK.
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Arus Mudik Lebaran 2025, Hampir 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Alumni SMAN 5 Makassar Angkatan 88 Peduli Banjir, Buat Dapur Umum









