maiwanews – Komisaris Jenderal Susno Duadji bersedia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana pengamanan pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2008, namun biar adil, Susno juga minta dana pengamanan Pemilu Presiden 2009 juga diusut.
Pihak Susni tidak mempermasalahkan pemeriksaannya asalkan semua juga turut diperiksa. “Pak Susno meminta penggunaan dana pilpres (Pemilu Presiden) pun diperiksa supaya fair,” kata salah satu pengacara Susno Duadji, Ari Yusuf Amir, Kamis 10 Juni 2010.
Yang dimaksud Susno semua harus diperiksa antara lain adalah adanya dugaan penyelewengan dana pengamanan pada Pemilu 2009 seluruh Indonesia, termasuk juga dana pengamanan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Polda se Indonesia.
Seperti diketahui, Susno Duadji pertama kali membuka ke publik dalam rapat dengan Komisi III DPR tentang adanya praktek mafia kasus senilai ratusan miliar rupiah di PT Salma Arwana Lestari (SAL), namun belakangan, Susno malah dijadikan tersangka oleh Polisi oleh kasus yang dilaporkan sendiri.
Karena tuduhan itu tidak sepertinya belum cukup kuat, Polisi kemudian “menambah” tuduhan dengan mengusut soal penggunaan dana pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa barat tahun 2008 yang ketika itu, Susno menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat.
Gubernur Sulsel Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Baliase–Pombakka
Sekda Sulsel Dorong Peningkatan Pelayanan Publik Polda Lewat FGD
Danlantamal VI Tinjau Kesiapan Personel Gabungan Pengamanan Hari May Day
Donald Trump Umumkan Pengangkatan Pejabat Gedung Putih
Jelang Pelantikan Trump, Pengamanan Luar Gedung Kongres Makin Ketat









