Indonesia – Jepang Perkokoh Hubungan Bilateral

Menlu-Indonesia-Jepang-from-KemluIndonesia dan Jepang berkomitmen mengambil langkah nyata untuk memperkokoh hubungan bilateral kedua negara. Dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Dr. Marty Natalegawa dengan Menteri Luar Negeri Jepang, Seiji Maehara, para menteri sepakat mengambil langkah riil dalam hubungan kedua negara.

Pertemuan Menlu Marty dan Menlu Maehara berlangsung di Iikura House, Jepang, kemarin 18 Februari 2011 dalam sebuah dialog strategis Indonesia-Jepang. Dalam pertemuan itu kedua Menlu menyepakati beberapa hal, diantaranya mendorong gagasan kawasan investasi khusus Ibukota, bekerjasama melalui Bali Demokrasi Forum, menyusun dokumen baru untuk mendorong konektivitas negara-negara ASEAN, mendorong kerjasama keamanan di bidang maritim dan penyelamatan bencana alam.

Maehara menganggap Indonesia sebagai mitra strategis, “posisi Indonesia dalam keketuaan ASEAN merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis antara kedua negara untuk ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Menlu Maehara pada pernyataan pers bersama Menlu Marty seusai dialog.

Pada kesempatan itu Menlu Jepang mengapresiasi kedatangan Menlu RI disela-sela kesibukan Indonesia menjalankan perannya sebagai ketua ASEAN 2011 dan sebagai mediator dalam masalah perbatasan Thailand dan Kamboja. Menlu RI berkunjung ke Jepang setelah menghadiri pertemuan pembahasan masalah Thailand dan Kamboja di PBB, New York, 13-14 Februari 2011.

Atas sambutan baik Jepang, Marty menyampaikan terima kasihnya dan menyatakan Indonesia tidak hanya menganggap Jepang sebagai mitra strategis dan pembangunan yang penting namun juga sebagai sahabat yang dapat dipercaya dari zaman ke zaman. “Saya yakin berdasarkan persahabatan yang telah terjalin antara kedua negara, tidak akan ada masalah yang tidak bisa diatasi bersama” ujar Marty.

Pada pertemuan tersebut, kedua menlu bertekad mempererat kerjasama dalam mengatasi berbagai masalah kompleks di kawasan dan global. Hal-hal regional yang dibahas antara lain perkembangan di Mesir, masalah perbatasan Thailand dan Kamboja, Myanmar, Korea Utara dan Laut China Selatan.

Untuk mempererat hubungan kedua negara, Pemerintah Jepang menyambut baik undangan pertemuan tingkat kepala negara antara Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan dengan Presiden RI di Jakarta. Menlu RI juga mengundang Menlu Jepang untuk berkunjung ke Indonesia untuk membahas lebih jauh kerjasama kedua pihak.

Pertemuan kedua menteri tersebut merupakan pertemuan bilateral yang ketiga setelah pertemuan di sela-sela 18th APEC Economic Leaders Meeting di Yokohama, 14 November 2010 dan disela-sela Bali Democracy Forum III, 10 Desember 2010. (KBRI Tokyo/Yudho Irawa/Jane Runkat//HO)