Israel: Serang Iran Jika Sanksi Gagal

maiwanews – Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan bahwa jika sanksi-sanksi Barat terhadap Iran gagal untuk menghentikan program nuklirnya, tindakan militer terhadap negara itu harus diletakkan dalam agenda.

Haaretz melaporkan, Menteri Ehud Barak pada Konferensi Herzliya di Israel pada hari Kamis, mengatakan dewasa ini, tidak seperti sebelumnya, ada keyakinan internasional bahwa sangat penting untuk mencegah Iran menjadi ‘nuklir’.

“Jika sanksi gagal untuk menghentikan program nuklir Iran, maka perlu dipertimbangkan untuk mengambil tindakan,” katanya.

Sementara itu, Presiden Israel, Shimon Peres, telah menegaskan bahwa Iran tidak boleh dibiarkan mengembangkan kemampuan senjata nuklir. Terkait kemungkinan menyerang fasilitas nuklir Iran, Presiden Peres mengatakan pekan lalu bahwa program nuklir Iran merupakan ancaman eksistensial.

Amerika Serikat, Israel dan sekutu Eropa mereka menuduh Teheran mengembangkan nuklir untuk tujuan militer. Dengan tuduhan itu diharapkan Dewan Keamanan PBB menerapkan empat putaran sanksi terhadap Republik Islam Iran. Washington dan Tel Aviv juga mengancam Teheran dengan opsi sebuah serangan militer terhadap fasilitas nuklirnya.

Teheran membantah tuduhan itu dan berpendapat bahwa negaranya memiliki hak untuk mengembangkan dan memperoleh teknologi nuklir untuk tujuan damai. IAEA telah melakukan berbagai inspeksi fasilitas nuklir Iran tapi tidak pernah menemukan bukti bahwa program nuklir Iran dialihkan dari untuk kepentingan sipil menjadi kepentingan pertahanan dan keamanan.

Para pejabat Iran juga telah berjanji menghancurkan setiap serangan militer terhadap negara itu, dikatakan bahwa setiap tindakan semacam itu bisa mengakibatkan perang dan perang itu akan menyebar di luar Timur Tengah. (PressTV/aso)