maiwanews – Sadar atas kelemahannya, Artis Yulia Rachmawati alias Julia Perez atau biasa dipanggil Jupe, akhirnya memilih mundur dari pencalonan wakil bupati Kabupaten Pacitan.
Jupe mundur karena kesadaran, bahwa untuk jadi pemimpin, banyak prasyarat yang harus dimiliki. Minimal secara agama harus bisa menyelesaikan masalah diri sendiri, keluarga, baru masalah umum.
“Dengan mundurnya saya ini pasti banyak pihak yang kecewa, tapi pasti juga banyak yang senang. Bila seandainya masyarakat Pacitan kecewa, saya minta maaf sebesar-besarnya,” kata artis yang kerapberpenampilan seronok itu.
Didampingi Habib Abdurrahman Assegaf, teman dekat Julia Perez, Jupe menyampaikan pengunduran diri itu dalam sebuah jumpa pers di kawasan Cibubur Junction, Selasa sore, 17 Agustus 2010.
Jupe mengaku merasa mendapat dukungan dan pencerahan atas keputusannya, setelah berkonsultasi dengan sang habib. Ia juga merasa beruntung karena pernah terpilih sebagai salah satu calon wakil bupati.
“Setelah saya salat Istikharah, saya pikir banyak sekali pertanggungjawaban saya kepada Tuhan. Banyak sekali tanggungjawab yang harus saya hadapi. Saya maju karena Tuhan dan saya mundur juga karena Tuhan,” kata Jupe.
Habib Abdurrahman Assegaf saat yang sama mengatakan merasa lega dengan jalan yang dipilih Jupe. Ia lebih lapang dada dan merasa mantap menjalani keputusannya ini, setelah banyak berdoa dan beribadah pada Sang Khalik.
Jupe mundur karena kesadaran, bahwa jadi pemimpin itu banyak prasyarat yang harus dimiliki. “Jadi bukan karena adanya tekanan,” kata Habib Abdurrahman.









