Paska Kesepakatan Damai, Tarakan Kembali Normal

kerusuhanmaiwanews – Kondisi Kota Tarakan, Kalimantan Timur, Kamis (30/9) ini sudah berangsur normal menyusul kesepakatan damai yang ditandatangani dua kubu yang bertikai.

Masyarakat terlihat sudah mulai beraktifitas seperti biasa meski sejumlah aparat keamanan masih melakukan penjagaan di beberapa titik yang masih dianggap rawan keurusuhan.

Penandatanganan kesepakatan damai yang ditanda tangani di Bandara Tarakan semalam itu dihadiri tokoh dari Forum Komunikasi Rumpun Tidung dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

“Salah satu isi kesepakatan adalah tidak ada lagi saling menyerang, menjaga dan mengendalikan emosi di antara mereka,” kata Deputi Operasi Kapolri, Inspektur Jenderal Soenarko yang ikut menyaksikan penandatangan itu.

Turut hadir dalam penandatangan di ruang VIP Bandara Juwata itu antara lain Gubernur kalimanta Timur Awang Farouk, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Ngadino, Walikota Tarakan Udin Hianggio, Bupati Tana Tidung Undunsyah, Bupati Bulungan Budiman Arifin, serta tokoh lain.

Untuk memberikan rasa aman kepada warga pasca bentrokan, Polda Kaltim telah menurunkan 1 SSK pasukan anti huru hara dan 2 SSK dari Brimob. Selain pelabuhan di Tarakan di jaga ketat untuk mengantisipasi masuknya warga lain yang tidak berkepentingan.