Menghadapi kemungkinan bencana letusan gunung Bromo, pemerintah telah mengambil beberapa langkah antisipatif. Diantaranya menyiapkan beberapa titik pengungsian.
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan sebanyak 20 titik pengungsian telah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diantaranya adalah beberapa gedung sekolah, Balai Desa Sukapura, Pasar, serta Aula Kecamatan Sukapura.
Menurut Kapolres Probolinggo, AKBP Zulfikar, sebanyak 699 orang harus dievakuasi dalam radius 3 km. Keseluruhannya berada di Desa Ngadisari. Pihak Polri juga telah menyiagakan 300 orang personil di lereng Gunung Bromo jika sewaktu-waktu harus dilakukan evakuasi. Untuk kendaraan angkut, TNI/Polri menyiapkan 10 buah truk.
Dari segi pendanaan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono di Jakarta mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp190 miliar. Dana tersebut didapat dari APBD kabupaten, provinsi, hingga bantuan pemerintah pusat.
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Porsche Pertahankan Tren Positif Jelang E-Prix Shanghai
Prabowo Terima Albanese, Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia-Australia
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara
Pemerintah Evaluasi BUMN Secara Komprehensif









