Pengumuman Pemenang Lomba Foto dan Artikel Lingkungan Walhi

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh setelah dua bulan melaksanakan lomba menulis artikel dan foto lingkungan, hari Kamis 25 Agustus 2011 mengumumkan pemenangnya.

Masing-masing kategori terdapat juara I –IV dan berhak mendapat hadiah 3,5 juta (juara I), 2,5 juta (juara II), 2 juta (juara III) dan 1 juta (juara IV). Hingga hari terakhir lomba telah masuk sebanyak 57 foto dan 68 artikel yang dikirim peserta, dari Aceh, Sumut, Solo dan Malaysia.

Pihak Walhi Aceh Muhammad Nizar menjelaskan lomba ini sendiri dilaksanakan dengan tema “Sejahtera tanpa merusak”, yang berarti bagaimana masyarakat banyak dapat mencari nafkah tanpa merusak lingkungan. Tema ini relatif baru dan oleh karenanya masih terasa asing karena selama ini seolah-olah antara kesejahteraan dan menjaga lingkungan adalah dua hal yang berbeda.

“WALHI Aceh memperluas kampanye Sejahtera Tanpa Merusak untuk meyakinkan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat luas dan pemerintah bahwa tidak perlu menghancurkan alam untuk mencari nafkah. WALHI Aceh mengajak seluas mungkin partisipasi masyarakat dalam kampanye ini”, jelas Nizar. Ia menambahkan’ “hal inilah yang menjadi landasan WALHI Aceh untuk menyelenggarakan kegiatan Lomba Penulisan Artikel dan Fotografi Lingkungan”.

Lomba telah diadakan selama dua bulan yaitu 15 Juni – 15 Agustus dimana hal ini untuk memberikan kesempatan seluasluasnya bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Setiap peserta diwajibkan untuk mempublikasikan karyanya di berbagai media, baik media cetak, online dan jejaring sosial (social network) seperti facebook ataupun blog.

Hasilnya diperoleh materi dengan beragam tema dan sangat variatif mulai isu kehutanan, pertambangan, energi bersih, hasil hutan non kayu, kepemimpinan pro lingkungan, fiqh lingkungan, plastik, pencemaran sungai, ekowisata dan sebagainya.

Untuk lomba penulisan artikel, juara pertama diraih Muhammad Syukri dengan judul Kopi Konservasi, Mengais Rezeki Dari Bumi Lestari, disusul Herman RN dengan artikel berjudul Menambang Kematian, sementara di urutan tiga ditempati oleh Teuku Kemal Fasya dengan artikel berjudul Dicari, Gubernur Penyelamat Lingkungan!, adapun yang berhak menjadi pemenang keempat adalah Muallim Hasibuan dengan artikel berjudul SEJAHTERA TANPA MERUSAK (Pengelolaan Kawasan Laut Berbasis Komunitas di Gampong Ie Meule Sabang).

Sedangkan pemenang pertama lomba foto adalah Fahreza Ahmad dengan foto berjudul Listrik Mikrohidro, juara kedua Ahmad Ariska dengan foto berjudul Mati Satu Tumbuh Seribu, tempat ketiga Budi Patria dengan judul foto Bawa Pulang Rotan, dan tempat keempat Heri Juanda dengan foto berjudul Mengolah Gula Tebu.

WALHI Aceh mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta lomba. Keikutsertaan mereka membuktikan bahwa ada banyak cara untuk bisa sejahtera tanpa perlu merusak lingkungan.