maiwanews – Polisi berhasil membekuk sejumlah pelaku yang diduga terkait tindak pidana kriminal di kawasan Medan, Sumut. Mereka yang dibekuk diduga terkait dengan kasus perampokan CIMB Niaga, Jl Arief Rahman Hakim, Medan pada 18 Agustus lalu.
Dari 5 pelaku yang disergap di Tanjung Balai dan Belawan, 3 diantaranya tewas. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti. “Ada AK 47, 2 pistol, dan sangkur,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno di Rumkit Bhayangkara, Jl Sei Padang Dalam, Medan, Minggu, 19 September 2010.
Saat ini, korban tewas sudah dibawa ke RS Brimob Medan, sedang 2 lainnya masih dimintai keterangan. Polisi belum bisa memastikan apakah pelaku terkait perampokan CIMB Niaga atau terorisme. “Kita masih menyelidiki meminta keterangan,” katanya.
Seperti diberitakan, penyergapan dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam penyergapan itu pelaku sempat melakukan perlawanan, hingga terpaksa dilakukan penembakan. Baku tembak terjadi di dua lokasi yang terpaut sekitar 200 kilometer.
Lokasi pertama di Belawan, Medan, polisi menembak tiga tersangka, salah satunya diantaraya tewas. Dua lainnya yang mengalami luka tembak, dibawa ke Rumah Sakit Deli, Jl Merbabu, Medan.
Sementara di Kota Tanjung Balai, dalam baku tembak dengan para tersangka, polisi menewaskan kedua tersangka. Penangkapan di kedua tempat itu dilakukan pada waktu yang hampir bersamaan, yakni sekitar pukul 19.30 WIB.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan, apakah para tersangka tersebut benar erkait dengan perampokan CIMB Niaga Medan, 18 Agustus lalu.
Presiden dan Menhan AS Umumkan Platform Jet Tempur Generasi Berikutnya
14 Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Takaran Minyakita
Pengawalan VIP dan VVIP Diminta tidak Arogan
Porsche Luncurkan 'The Red Thread: Past, Present, Future' karya Red Hong Yi
Jepang Siap Selenggarakan Program Kerja Sama dengan Indonesia









