maiwanews – Aksi tembak menembak terjadi antara sebuah komplotan bersenjata api dengan anggota Polresta Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) Kamis, 30 September 2010 malam.
Tidak ada korban dalam kejadian itu, sementara perburuan terhadap komplotan yang menggunakan senjata laras panjang tersebut masih terus dilakukan.
Kapolres Tebing Tinggi AKBP Robert Haryanto Watratan menyatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap komplotan itu di daerah Sipispis, Kabupaten Serdang Serdang.
“Komplotan itu diketahui membawa senjata laras panjang. Kita masih melakukan pengejaran. Brimob juga ikut serta dalam pengejaran ini,” kata Robert Haryanto kepada wartawan.
Kontak tembak yang terjadi Kamis sore di kawasan Simpang Brohol Kota Tebingtinggi itu, Polisi sempat melepas satu kali tembakan, dan dibalas dengan satu kali tembakan, tidak dilaporkan adanya korban di kedua belah pihak.
Kejadian bermula dari laporan tentang aktivitas sekelompok orang yang mencurigakan di kawasan hutan Gunung Pamela, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai.
Atas laporan itu, beberapa polisi mencoba menelusuri, namun kemudian malah terjadi baku tembak saat bertemu dengan komplotan yang sudah beberapa hari berada di tempat itu.
Saat polisi melakukan pengejaran, salah satu sepeda motor milik kelompok tersebut mengalami kerusakan.
Gerombolan itu kemudian menodongkan senjata kepada warga dan polisi yang saat itu ada di pinggir jalan, lalu merampas dua sepeda motor milik warga yang sedang melintas untuk digunakan melarikan diri.
Gerombolan bersenjata yang diperkirakan belasan orang itu kemudian melarikan diri ke arah Kecamatan Dolok Masihul, Sumatera Utara.
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Tukdana, Indramayu
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
Polisi Ungkap Kasus Narkoba dan Pupuk Bersubsidi di Sidrap
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Danny Pomanto Gelar Muhasabah, Dzikir dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2025









