Polisi: Pembunuhan Sisca Yofie Berawal dari Penjambretan

maiwanews – Polisi masih mengesampingkan adanya motif lain atas pembunuhan Franceisca Yofie (34) atau Sisca. Menurut polisi, manajer perusahaan leasing di Bandung itu tewas setelah menjadi sasaran penjambretan dua orang yang kini sudah jadi tersangka.

Hal diungkapkan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (13/8/2013). “Pelaku mengambil tas korban saat korban turun dari mobil hendak membuka pagar rumah,” kata Sutarno.

Sutarno menceritakan, dua pelaku yang kini sudah jadi tersngka dan ditahan di Polrestabes Bandung, setelah mengambil tas korban lalu berupaya melarikan diri, namun korban berhasil meraih pundak pelaku sehingga terjadi tarik menarik.

Akibatnya lanjut Sutarno, rambut korban tersangkur di gir motor. Karena panik, dua pelaku yang bernama Ade dan Wawan memotong rambut korban yang tersangkut lalu melarikan diri dengan meninggalkan korban dalam keadaan sekarat sekitar satu kilometer dari tempat kejadian awal.

Di tmpat persembunyian, atas saran kakeknya, Ade rupanya memilih menyerahkan diri pada polisi. Saat melakukan penyerahan diri pda Sabtu (10/8/2013) pukul 08.30 WIB, Ade juga didampingi sang kakek.

Sehari kemudian yakni Minggu (11/8), atas informasi Ade, Wawan tertangkap oleh Tim Gabungan di daerah Sukanagara, Cianjur. Saat itu, Wawan sedang berusaha menjual motor yang digunakan keduanya melakukan perbuatan keji itu.

Fakta Lain

Meski begitu, Sutarno juga mengungkapkan fakta lain berdasarkan hasil pengembangan kasus dan penyelidikan termasuk penggeledahan di rumah kos Sisca. Hasilnya, ditemukan sejumlah barang bukti yang bisa mengarahkan kasus ini ke motif lain.
Menurut Sutarno, hasil penyelidikan menemukan fakta bahwa Sisca beberapa kali pindah kos bahkan hingga tiga kali. Hal itu dilakukan Sisca diduga untuk menghindar dari seseorang yang dekat dengannya.
Selain itu kata Sutarno, di tempat kos Sisca di Jalan Setra Indah Utara nomor 11 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, ditemukan barang bukti berupa surat dan catatan harian Sisca.
Dari surat dan catatn haria tersebut jelas Sutasno, diketahui bahwa Sisca Yofie sedang berupaya menghindar dari seorang anggota polisi berinisial Kompol A.
Nampaknya ada kedekatan khusus antara Sisca dengan perwira polisi yang bertugas di Polda Jabar ini, karena selain surat, di tempat kos Sisca juga ditemukan foto yang cukup mesra keduanya.
Dari hasil pemeriksaan oleh Propam terhadap Kompol A, Sutano menyatakan bahwa kasus pembunuhan yang menghebohkan di Bandung tersebut tidak melibatkan polisi yang sudah beristeri itu.